Arsip Tag: Sabung ayam terbaik

Cara Membuat Pisau Taji Untuk Sabung Ayam Pisau

Cara Membuat Pisau Taji Untuk Sabung Ayam Pisau

Cara Membuat Pisau Taji Untuk Sabung Ayam Pisau

Sabung ayam pisau di Indonesia terutama untuk daerah Bali biasa dikenal dengan nama Tajen. Tajen adalah pertandingan sabung ayam dimana kedua ekor ayam Poker88 yang diadukan menggunakan taji/pisau pada kakinya. Pisau yang ditaruh pada kaki ayam tersebut dimaksudkan untuk membuat ayam lawannya mengeluarkan darah. Sebenarnya Tajen merupakan ritual untuk mempersembahkan darah sebagai penolak bala/hal buruk bagi masyarakat bali. Namun pada saat ini, Tajen digunakan beberapa orang untuk kepentingan perjudian.

Gambar terkait

Perjudian sabung ayam bukan hanya berada di Indonesia saja, di negara lain juga ada hal yang serupa. Ayam yang bertarung menggunakan pisau di kakinya dianggap lebih menarik. Penonton untuk sabung ayam pisau ini sangat banyak, ada juga yang ditayangkan secara Live oleh penyedia layanan taruhan sabung ayam.

Cara Membuat Pisau Taji Untuk Sabung Ayam Pisau

Untuk beberapa orang, sabung ayam taji yang menggunakan pisau ini dianggap sangat kejam. Namun disisi lainnya ada juga orang yang mengatakan bahwa sabung ayam taji ini merupakan sebuah seni dalam permainan sabung ayam. Mengapa dikatakan seni, karena sabung ayam taji menampilkan beberapa hal berikut ini :

    • Pisau taji yang digunakan untuk sabung ayam taji tersebut dibuat dengan proses khusus yang disesuaikan untuk karakteristik ayam aduan dan beberapa daerah menggunakan taji yang berbeda-beda jenisnya. Sedikitnya ada sekitar 12 macam jenis pisau taji yang digunakan untuk sabung ayam. (sarawak, hawaiian, filipino slasher, diamond back, super cobalt, sarawak design, diamond back cobalt, simmonds pressure, simmonds paliner, fil-malaysian, fil-malaysian design, T15 Cut)
    • Ayam yang akan bertarung disesuaikan dengan teknik yang dimilikinya dalam penggunaan taji. Penggunaan taji harus disesuaikan dengan teknik bertarung ayam agar tidak melukai ayam itu sendiri.
      Cara melepaskan ayam untuk bertanding harus pas dengan ayam itu sendiri. Ada ayam yang cocok untuk dilepas sebelum bertanding dengan cara di dorong, ada yang harus dilepas dengan jarak yang cukup jauh dan sebagainya.
  • Perawatan ayam disamakan dengan teknik bertarung dari ayam tersebut. Pemberian perawatan yang bagus akan menghasilkan ayam yang kuat dan hebat dalam sebuah
    pertandingan sabung ayam.
  • Untuk pembuatan pisau taji sendiri umumnya dilakukan oleh seorang pengrajin taji yang sudah profesional dalam bidangnya. Pisau taji yang bagus merupakan pisau taji unggulan yang biasa digunakan pada pertandingan sabung ayam taji profesional.
  • Penggunaan logam untuk pisau taji juga disesuaikan dengan bentuk pisau taji dan permintaan dari pelanggan.
  • Pisau taji yang bagus memiliki ketajaman dan bentuk yang pas sesuai dengan teknik bertarung ayam pada umumnya.

Tips Terbaik Dalam Permainan Judi Sabung Ayam

Tips Terbaik Dalam Permainan Judi Sabung Ayam

Dan untuk para pemain yang ingin bergabung dengan S128 Judi Sabung Ayam Online, maka para pemain bisa langsung saja mendaftar pada situs terpercaya.

Dan adanya Judi Sabung Ayam Online untuk memuaskan keinginan dari masyarakat utuk bermain dan menonton adu ayam ini. Karena situs Judi Sabung Ayam Online Poker88 ini menawarkan tayangan video adu ayam yang disiarkan secara langsung atau live dari dalam arena tarung ayam. fasilitas memasang taruhan untuk ayam tarung yang sedang bertanding juga akan langsung disediakan secara live. Fitur dari video ayam aduan saja sudahlah cukup menarik bagi para bettor Indonesia. Jika di tambah dengan fitur untuk berjudi tentu saja akan langsung diterima baik oleh para pecinta Sabung Ayam Indonesia.

Dalam permainan judi taruhan Sabung Ayam Online S128, ada dua ekor ayam jantan yang dipertemukan di dalam satu kali kesempatan bermain. Dua ekor ayam jantan itu berada dalam satu arena, dan anda pastinya telah menebak apa yang kemudian akan terjadi. Ayam aduan dalam bahasa inggrisnya adalah gamecock yakni ayam jantan adu atau gamefowl unggas adu atau fightting cock.

Terjemahan di dalam bahasa Inggris itu tidak menggunakan istilah dari :Ayam Bangkok” sebetulnya adalah sebuatan lokal dari jenis ayam yang pada mulanya itu berasal dari negara Thailand yang ibu kotanya adalah Bangkok. Maka itu Ayam Bangkok memang mempunyai karakter dan insting untuk menjadi ayam tarung.

Di Thailand sendiri ayam tersebut juga diberikan nama Ayam Thailand dan ayam aduan jenis ini diberi nama berdasarkan nama negara seperti ayam Vietnam dan ayam Burma. Berikut ini anda mendapat bebrapa cara Sabung Ayam Online dan mengetahui Prediksi dari Sabung Ayam Online yang akan menang. Perhatikan beberapa cara baik agar anda bisa memenangkan taruhan dari Sabung Ayam Online Terpercaya.

Gambar terkait

Mengetahui Arena Turnamen Sabung Ayam Online

Ketahui apa nama turnamen dari pertandingan Sabung Ayam jika sudah tahu pertandingan Sabung Ayam Online ini. Turnamen Pertandingan Sabung Ayam.

Turnamen Pertandingan Sabung Ayam 1 – Cock Fastets Kill
Turnamen Pertandingan Sabung Ayam 1 – Cock Timbangan
Turnamen Pertandingan Sabung Ayam Derby
Tyurnamen Pertandingan dari Sabung Ayam Cockfight
Jika sudah tahu, perhatikan kembali apakah Meron atau Wala yang akan menang dengan mengindentifikasikan masalah tersebut.

Selalu Amati History Pertandingan Sabung Ayam
Membaca histry Sabung Ayam Online yang selalu menang itu merupakan kunci untuk bisa menang dalam permainan ini. jadi anda haruslah sesering mungkin untuk masuk ke situs terpercaya anda dan memperhatikan historynya.

Menontonnya Secara Live Online
Taruhan Sabung Ayam Online. Itu bisa kita akali dengan melihat live streaming Sabung Ayam Online Filipona secara langsung dengan Online. Agar kita tidak tertipu Agen Adu Ayam Online yang banyak sekali menipu member Judi Ayam Online.

Sabung Ayam Khas Taji Toraja

Sabung Ayam Khas Taji Toraja

Hasil gambar untuk taji toraja

Sabung Ayam Taji Toraja Adalah Permainan Sabung Ayam/ Laga Ayam Adat Tradisi Bangsa Indonesia dan Permainan Ini Sekaligus Menjadi Adat Permainan Tradisional Masyarakat Poker88 Pecinta Taruhan Judi Sabung ayam yang terletak di Lokasi Tanah Toraja, sulawesi

Arti dari Sabung Ayam Taji Toraja menurut Redwinbet
Sabung: Sabung Sendiri Memiliki Arti Untung atau Menguntungkan (walaupun kalah yang penting senang dan menang sorak.) atau bisa juga sebagai kepuasan hati.

Arti dari Taji menurut redwinbet.com
Taji: memiliki arti dari keras atau Kuat dan tangguh. serta bisa di sebut sebagai runcing ataupun tajam. Runcing bisa terdapat di kaki ayam jantan, hal tersebut bisa berupa susuk dari tembaga, besi dan lain-lain yang di pasangkan di kaki ayam jantan saat pertandingan Sabung Ayam tersebut di mulai.
istilah nya adalah (taji n jalu, pacu,sungga, susuh)

Contoh: pak joko ingin melaga ayam nya dengan ayam pak pemau sebelum pertandingan di mulai pak joko memasang taji di kaki ayam jantannya / ayam jagonya.

jadi secara tidak langsung sabung ayam taji ini adalah pertandingan sabung ayam/ laga ayam jago dengan menggunakan pisau. taji sendiri adalah senjata tajam yang berukuran sangat kecil.
sedangkan di bali taji sendiri sangat dikenal dalam tajen (sabung ayam)
dan taji ini tidak bisa dimiliki oleh sembarangan orang, dan hanya di miliki oleh orang-orang tertentu saja pada saat pertandingan sabung ayam.

 

Pengertian taji Toraja dalam adat toraja tradisi bangsa indonesia.

di tanah toraja sendiri sabung ayam merupakan kebudayaan yang sudah turun temurun dan melekat lama di adat toraja sendiri. hal tersebut di ungkapkan oleh M Farid W Makkulau (Makasar)
sedangkan di makasar sendiri disebut dengan jagang yang memiliki arti ayam, dan merupakan kata yang sudah melekat di kehidupan masyarakat bugis makasar itu sendiri.
gilbert harmonic menyebutkan bahwa kultur bugis sangat dikenal dengan kentaldengan mitologi dari ayam. sampai-sampai dari zaman raja Gowa ke xvi 1 Mallombasi Daeng Mattawang Sultan Hassanuddin dan di beri Gelar ( Haaantjes Van Het Oosten) yang di memiliki arti: Ayam jantan diri timur.
Cara Bermain Judi Sabung Taji di tanah Toraja
Adu yang dilakaukan oleh ayam jago itulah yang disebut dengan sabung ayam.
dan merupaka permainan rakyat dimana perkelahiang atau fight dalam kedua ayam jago tersebut. dan ayam tersebut saat mau diadukan memiliki taji yang sudah di tanam kan di dalam ayam jago tersebut.
dan taji tersebut bisa terbuat dari Logam, yang sangat runcing.
Di india sendiri sekitar tahun 1400 SM pertama kali dikenal sabung ayam taji tersebut di negara India, dan hal tersebut adalah dimana sabung ayam pertama kali memasuki asia.

awal mulanya ada dua orang memiliki ayam jago dan dimasukkan ke arena lalu mereka memasukkan atau memasang taji ke kedua kaki ayam. masing-masng ayam memiliki taji tersendiri. dan setelah itu ayam yang bertaji tersebut akan beradu hingga terlihat siapa pemenang sejati dalam pertandingan itu,

cara melihat pemenangan adalah:

jika ayam diam saat di serang maka ayam di nyatakan kalah tapi setelah pemilik ayam memasang cagak pada leher ayam dan ayam yang menang jika berhasil mematok sampai 3 kali maka baru dinyatakan kemenangannya, jika tidak maka dianggap seri.
dan hal tersebut dilakukan untuk judi.
ayam tersebut dilengkapi dengan senjata tajam, dan sangat mematikan.
ini adalah contoh-contoh taji:Hasil gambar untuk taji toraja

Penjelasan tentang Wala Mero Dalam Sabung Ayam s128

Penjelasan tentang Wala Mero Dalam Sabung Ayam s128

Penjelasan tentang Wala Mero Dalam Sabung Ayam s128

Hasil gambar untuk wala mero sabung ayam

Sejarah Sabung Ayam Dalam Bahasa Indonesia

Seperti yang saya jelaskan pada artikel sebelumnya ( tradisi adu ayam di Bali ), sabung ayam ini adalah salah satu tradisi atau upacara penting di Bali. Upacara ini diadakan oleh ketua-ketua daerah dengan tujuan agar kampung http://pasar4d.com tempat mereka tinggal terlepas dari marabahaya yang datang dengan syarat ada darah yang menetes ke bumi. Ritual keagamaan ini sudah dilakukan sejak 1646.

Versi lain mengatakan bahwa permainan ini bermula dari kegemaran para raja yang sering mempertarungkan pemuda-pemuda di seluruh
wilayah kerajaannya untuk mencari tubarani-tubarani (pahlawan) kerajaan yang akan dibawa ke medan pertempuran. Jadi, pada waktu
itu yang disabung bukanlah ayam melainkan manusia. Namun, lama-kelamaan, mungkin karena semakin jarangnya terjadi peperangan antarkerajaan, pertarungan antarmanusia itu berubah menjadi pertarungan antarayam yang dinamakan massaung manuk.

Di Filipina, sabung ayam menjadi sebuah kehobian masyarakat setempat. Sabung ayam ini dibagi menjadi dua macam yaitu sabung
ayam legal dan yang ilegal. Sabung ayam legal diadakan di cockpits setiap minggu, sementara yang ilegal disebut tupadaor tigbakay, yang diadakan di cockpits terpencil di mana pemerintah tidak bisa menyerang atau merazia mereka. Arena sabung ayam ini pastinya dikelilingi oleh para penjudi ayam sejati.

Istilah Meron dan Wala Dalam Jenis Permainan s128 Laga Ayam, Sabung Ayam

Sampai sekarang pun saya masih belum mengetahui asal usul dari kata meron dan wala itu sendiri. Namun singkatnya, dalam permainan sabung ayam dipisahkan menjadi dua kubu yang bertanding. Layaknya suatu games pasti memiliki tim A maupun tim B yang saling bertanding satu sama lain. Nah jika dikonversikan pada sabung ayam ini, maka tim A tersebut adalah meron yang diberi tanda warna merah pada kaki nya, sedangkan tim B ini adalah wala yang diberi kain berwarna biru pada kakinya. Kubu meron maupun kubu wala, mereka sama-sama memiliki tingkat maupun cara bertarungnya sendiri. Kita sebagai penonton pun bisa mengetahui hasil akhir yang akan memenangkan laga ayam ini, tentunya berdasarkan pengalaman pribadi sobat semua. Biasa mereka melihatnya dengan memperhatikan fisik, gerak-gerik, dan arah pandangan ayam saat berhadapan dengan musuhnya.

Asal Usul tentang Sabung Ayam Terbaik

Asal Usul tentang Sabung Ayam Terbaik

Asal Usul tentang Sabung Ayam Terbaik

Sabung ayam adalah permainan adu dua ekor ayam dalam sebuah kalangan atau arena. Biasanya ayam yang diadu hingga salah satu kabur atau kalah, bahkan hingga mati. Permainan ini biasanya diikuti oleh perjudian yang berlangsung https://pasar4d.net tak jauh dari arena adu ayam, hal ini dikarenakan dalam permainan yang satu ini, sepertinya kurang menarik jika tidak berhubungan dengan taruhan.

Penggemar dari jenis taruhan yang satu ini juga sangat luar biasa banyak. Menurut situs yang berhasil kami ambil datanya, di Indonesia bahkan hampir 10juta orang berminat ikut andil dalam permainan taruhan jenis ini. Dikarenakan mudahnya bermain taruhan ini dan bisa disaksikan secara live.

Permainan menyabung ayam disebut juga sebagai berlaga ayam. Permainan ini sudah dimainkan sejak kerajaan Demak. Di salah satu cerita rakyat, seorang pangeran bermain sabung ayam dan bertemu ayahnya yang telah membuang ibunya.

Adu Ayam jago atau sabung ayam ini sudah dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat sejak jaman dahulu kala. Permainan ini merupakan perkelahian dua ayam jago yang memang sudah dirawat betul untuk bisa mengikuti ajang perlombaan. Di indonesia sendiri, sabung ayam bahkan sudah sangat melegenda sekali.

 

Kami juga ingin membagikan sedikit cerita rakyat tentang sabung ayam ini. Dimana pada kala itu ada seorang bernama Cindelaras yang memiliki seekor ayam jago sakti yang tidak terkalahkan oleh ayam mana pun. Atas dasar itulah dirinya pun pada akhirnya diundang oleh raja Jenggala pada saat ini untuk mengikuti sayembara.

Dimana pada isi sayembara adalah Jika ayam sakti Cindelaras mampu mengalahkan ayam milik Raden Putra, maka dirinya akan berhak mendapatkan setengah dari seluruh harta kekayaan sang Raja.

Akan tetapi jika kalah, maka Cindelaras harus mau kepalanya di hukum pancung oleh sang putra raja. Pada akhirnya Cindelaras lah yang keluar sebagai pemenang dan rakyat pada saat itu sangat mengelu-elukan Cindelaras dan Raden Putra pada akhirnya mengakui kekalahannya pada saat itu.

Sabung ayam juga menjadi sebuah peristiwa politik pada masa lampau. Kisah kematian Prabu Anusapati dari Singosari yang terbunuh saat menyaksikan sabung ayam. Kematian Prabu Anusapati terjadi pada hari Budha Manis atau Rabu Legi ketika di kerajaan Singosari sedang berlangsung keramaian di Istana Kerajaan salah satunya adalah pertunjukan sabung ayam. Peraturan yang berlaku adalah siapapun yang akan masuk kedalam arena sabung ayam dilarang membawa senjata atau keris.

Sebelum Anusapati berangkat ke arena, Ken Dedes ibu Anusapati menasehati anaknya agar jangan melepas keris pusaka yang dipakainya jika ingin menyaksikan sabung ayam yang diselenggarakan di Istana. Namun dirinya tidak bisa menolak ketika diberitahukan tentang peraturan yang tidak memperbolehkan setiap orang yang datang membawa senjata tajam atau keris. Hal ini yang kemudian membuatnya mau tidak mau harus melepaskan keris yang dipakainya atas desakan Pranajaya dan Tohjaya. Dan benar saja, dimana pada saat itu terjadi sebuah keributan didalam arena tersebut yang mana hal ini pun menjadi sebuah peristiwa yang dikawahtirkan oleh sang ibu Ken Dedes. Anaknya harus rela terbunuh oleh keris nya sendiri oleh adik dari Tohjaya.

Kemudian jenasah Anusapati dimakamkan di Candi Penataran dan kejadian itu tetap dikenang orang, Anusapati adalah kakak dari Tohjaya dengan ibu Ken Dedes dan bapak Tunggul Ametung sedangkan Tohjaya adalah anak dari Ken Arok dengan Ken Umang itu memang diriwayatkan memiliki kesukaan menyabung ayam. Memang dalam cerita rakyat terutama Ciung Wanara mengisahkan bahwa keberuntungan dan perubahan nasib seseorang ditentukan oleh kalah menangnya ayam di arena sabung ayam, begitu juga Anusapati bukan kalah dalam adu ayam tetapi dalam permainan ini ia terbunuh.

Sedikit Cerita Rakyat Tentang Sabung Ayam

Gambar terkait

Sedangkan di Bali permainan sabung ayam disebut Tajen. Tajen berasal-usul dari tabuh rah, salah satu yadnya (upacara) dalam masyarakat Hindu di Bali. Tujuannya mulia, yakni mengharmoniskan hubungan manusia dengan bhuana agung. Yadnya ini runtutan dari upacara yang sarananya menggunakan binatang kurban, seperti ayam, babi, itik, kerbau, dan berbagai jenis hewan peliharaan lain. Persembahan tersebut dilakukan dengan cara nyambleh (leher kurban dipotong setelah dimanterai). Sebelumnya pun dilakukan ngider dan perang sata dengan perlengkapan kemiri, telur, dan kelapa. Perang sata adalah pertarungan ayam dalam rangkaian kurban suci yang dilaksanakan tiga partai (telung perahatan), yang melambangkan penciptaan, pemeliharaan, dan pemusnahan dunia. Perang sata merupakan simbol perjuangan hidup.

Tradisi ini sudah lama ada, bahkan semenjak zaman Majapahit. Saat itu memakai istilah menetak gulu ayam. Akhirnya tabuh rah merembet ke Bali yang bermula dari pelarian orang-orang Majapahit, sekitar tahun 1200.

Serupa dengan berbagai aktivitas lain yang dilakukan masyarakat Bali dalam menjalani ritual, khususnya yang berhubungan dengan penguasa jagad, tabuh rah memiliki pedoman yang bersandar pada dasar sastra. Tabuh rah yang kerap diselenggarakan dalam rangkaian upacara Butha Yad-nya pun banyak disebut dalam berbagai lontar. Misalnya, dalam lontar Siwa Tattwapurana yang antara lain menyebutkan, dalam tilem kesanga (saat bulan sama sekali tidak tampak pada bulan kesembilan penanggalan Bali). Bathara Siwa mengadakan yoga, saat itu kewajiban manusia di bumi memberi persembahan, kemudian diadakan pertarungan ayam dan dilaksanakan Nyepi sehari. Yang diberi kurban adalah Sang Dasa Kala Bumi, karena jika tidak, celakalah manusia di bumi ini.

Sedangkan dalam lontar Yadnya Prakerti dijelaskan, pada waktu hari raya diadakan pertarungan suci misalnya pada bulan kesanga patutlah mengadakan pertarungan ayam tiga sehet dengan kelengkapan upakara. Bukti tabuh rah merupakan rangkaian dalam upacara Bhuta Yadnya di Bali sejak zaman purba juga didasarkan dari Prasasti Batur Abang I tahun 933 Saka dan Prasati Batuan tahun 944 Saka.

Dalam kebudayaan Bugis sendiri sabung ayam merupakan kebudayaan telah melekat lama. Menurut M Farid W Makkulau, Manu’(Bugis) atau Jangang (Makassar) yang berarti ayam, merupakan kata yang sangat lekat dalam kehidupan masyarakat Bugis Makassar. Gilbert Hamonic menyebutkan bahwa kultur bugis kental dengan mitologi ayam. Hingga Raja Gowa XVI, I Mallombasi Daeng Mattawang Sultan Hasanuddin, digelari “Haaantjes van het Oosten” yang berarti “Ayam Jantan dari Timur.

Dalam kitab La Galigo diceritakan bahwa tokoh utama dalam epik mitik itu, Sawerigading, kesukaannya menyabung ayam. Dahulu, orang tidak disebut pemberani (to-barani) jika tidak memiliki kebiasaan minum arak (angnginung ballo), judi (abbotoro’), dan massaung manu’ (adu ayam), dan untuk menyatakan keberanian orang itu, biasanya dibandingkan atau diasosiasikan dengan ayam jantan paling berani di kampungnya (di negerinya), seperti “Buleng – bulengna Mangasa, Korona Mannongkoki, Barumbunna Pa’la’lakkang, Buluarana Teko, Campagana Ilagaruda (Galesong), Bakka Lolona Sawitto, dan lain sebagainya. Dan hal sangat penting yang belum banyak diungkap dalam buku sejarah adalah fakta bahwa awal konflik dan perang antara dua negara adikuasa, penguasa semenanjung barat dan timur jazirah Sulawesi Selatan, Kerajaan Gowa dan Bone diawali dengan “Massaung Manu”. (Manu Bakkana Bone Vs Jangang Ejana Gowa).

Pada tahun 1562, Raja Gowa X, I Mariogau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tunipalangga Ulaweng (1548 – 1565) mengadakan kunjungan resmi ke Kerajaan Bone dan disambut sebagai tamu negara. Kedatangan tamu negara tersebut dimeriahkan dengan acara ’massaung manu’. Oleh Raja Gowa, Daeng Bonto mengajak Raja Bone La Tenrirawe Bongkange’ bertaruh dalam sabung ayam tersebut. Taruhan Raja Gowa 100 katie emas, sedang Raja Bone sendiri mempertaruhkan segenap orang Panyula (satu kampong). Sabung ayam antara dua raja penguasa semenanjung timur dan barat ini bukanlah sabung ayam biasa, melainkan pertandingan kesaktian dan kharisma. Alhasil, Ayam sabungan Gowa yang berwarna merah (Jangang Ejana Gowa) mati terbunuh oleh ayam sabungan Bone (Manu Bakkana Bone).

Kematian ayam sabungan Raja Gowa merupakan fenomena kekalahan kesaktian dan kharisma Raja Gowa oleh Raja Bone, sehingga Raja Gowa Daeng Bonto merasa terpukul dan malu. Tragedi ini dipandang sebagai peristiwa siri’ oleh Kerajaan Gowa. Di lain pihak, kemenangan Manu Bakkana Bone menempatkan Kerajaan Bone dalam posisi psikologis yang kuat terhadap kerajaan – kerajaan kecil yang terletak di sekitarnya. Dampak positifnya, tidak lama sesudah peristiwa sabung ayam tersebut serta merta kerajaan – kerajaan kecil di sekitar Kerajaan Bone menyatakan diri bergabung dengan atau tanpa tekanan militer, seperti Ajang Ale, Awo, Teko, serta negeri Tellu Limpoe.

Rupanya sabung ayam pada dahulu kala di Nusantara bukan hanya sebuah permainan rakyat semata tetapi telah menjadi budaya politik yang mempengaruhi perkembangan sebuah dinasti kerajaan.